Pemerintah Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Indomaret menggelar kegiatan CSR “Kampung Tanguh” untuk sentra industri yang terkena dampak covid-19, Selasa (23/3). Dalam kegiatan ini dibagikan 450 paket sembako untuk enam sentra industri yaitu sentra industri tenun ATBM Sendangarum Moyudan, sentra anyaman bambu Sendangarum Minggir, sentra anyaman bambu Sendangmulyo Minggir, sentra kerai bambu Sidomoyo Godean, sentra kuningan Sidokarto Godean, dan sentra jadah tempe Kaliurang. Paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 L, gula pasir 1 kg, mie instan 5, teh celup 1 kotak, susu nestle batita 1 box, dan 1 lunch box nestle.
Bupati Sleman
dalam sambutannya yang dibacakan Arip Pramana, selaku Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, mengucapkan terima kasih kepada PT. Indomarco yang telah bersedia mengadakan kegiatan tersebut. Bupati mengatakan, kegiatan ini merupakan kepekaan sosial kita bersama dalam membantu sesama. Dengan adanya bantuan ini diharapkan akan mengurangi dampak covid-19 yang dirasakan masyarakat dan mempercepat program pengentasan kemiskinan dengan mewujudkan kampung tangguh.
Bupati juga berharap produk-produk UMKM Sleman bisa masuk ke gerai toko modern sehingga membantu pemasaran produk asli Sleman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Masuknya produk UMKM ke toko modern selain membantu pemasaran, juga menjadi pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan standar produk sehingga mempunyai daya saing tinggi. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dua buah wastafel portable untuk warga Sejatideso, Sumberarum, Moyudan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Suharsan Manager Indomaret Yogya, Arip Pramana Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Mae Rusmi Suryaningsih Kepala Dinas Perindag Sleman, dan Arifin Camat Moyudan. (tj/nr)
Informasi Agenda Dinas
Tidak Ada Comment