Pasar Potrojayan secara resmi dilucurkan perdana oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Selasa (12/7). Sebelumnya Pasar Potrojayan sudah direvitalisasi sejak tahun 2021 dan menghabiskan dana Rp. 6,4 M.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modern, dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan. Beliau juga berterima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan revitalisasi Pasar Potrojayan. Ia berpesan kepada pedagang dan pembeli pasar untuk menjaga kebersihan dan ketertiban agar pasar nyaman dan ramah dikunjungi.
Sementara itu, Mae Rusmi Suryaningsih, Kepala Dinas Perindag Sleman, mengatakan bahwa Pasar Potrojayan sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup memadai. Fasilitas tersebut seperti tempat ibadah, toilet, ruang kesehatan, ruang laktasi, gudang bersama, dan ruang tera.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan CSR dari PT. Bank BPD DIY senilai 200 juta. Dirut PT. Bank BPD DIY , Santoso Rahmad, menyampaikan bahwa dana CSR tersebut digunakan untuk pengadaan gledek bagi 289 pedagang, CCTV, Monitor TV untuk menampilkan harga pangan, pojok selfie, papan nama pasar, papan petunjuk arah, blower, running text, dan lain sebagainya. (tj/nr)
Informasi Agenda Dinas
Tidak Ada Comment