Harga Cabai Naik Tajam


Oleh adminr | 14 Jan 2021

Harga cabai rawit di pasaran saat ini sudah menembus Rp70.000 per kilogram. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman terus berupaya menstabilkan harga komoditas ini dengan sejumlah kebijakan. Sekretaris Disperindag Sleman Haris Martapa mengatakan saat ini harga cabai mengalami kenaikan karena adanya pergantian musim, juga akibat berkurangnya pasokan di pasaran karena masa panen baru dilakukan sekitar akhir Februari. “Nanti setelah masa panen nanti pasokan akan berangsur stabil,” katanya, Rabu (13/1/2021).

Haris mengatakan jika kenaikan harga cabai terjadi setelah masa libur akhir tahun lalu. Selama libur tahun baru kemarin harganya masih stabil. “Kenaikan harga cabai terjadi justru sepekan terakhir ini. Yang naik saat libur akhir tahun justru harga telur yang saat ini harganya sudah kembali normal,”katanya. Untuk menjaga stabilitas harga cabai, instansinya juga berkomunikasi dengan pasar-pasar di daerah penyangga untuk dapat memasok cabai ke Sleman. Sampai saat ini, Disperindag belum berencana melakukan kegiatan operasi pasar. Dinas masih menunggu hasil dari koordinasi dengan sejumlah instansi dan beberapa kebijakan yang dilakukan.

Selain itu, Disperindag juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman agar pasokan cabai hasil lelang di lima titik pelelangan cabai sebagian bisa dipasarkan di Sleman. “Lelang cabai ini sudah rutin, hasilnya di bawa ke Jakarta. Kami minta sekian persen tetap masuk ke pasar Sleman,” katanya. Menurutnya, kebutuhan cabai rawit di Sleman sekitar 178.000 kg per bulan. Selama tahun lalu, stok cabai rawit surplus dan tidak mengalami lonjakan harga. “Harganya saat ini yang paling tinggi Rp80.000 per kg di Pasar Godean dan terendah Rp68.000 per kg di Pasar Gamping dengan rata-rata harga Rp72.100 per kg,”katanya. (tj/nr)

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari