Sleman, 13 Agustus 2025 – Rumah Kreatif Sleman (RKS) dan Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta berkolaborasi mengadakan kelas pendampingan bertema “Keuangan Bisnis Auto Rapi dan Terkendali dengan Aplikasi SIAPIK, Cuma Modal HP” di Gedung Dekranasda Sleman, Selasa (12/08/25). Acara ini dihadiri oleh IKM Sleman binaan RKS.
Dua narasumber dari Kementerian Perindustrian, M. Latief Fahmi dan Anna Suffi Huda, mengisi acara tersebut. M. Latief Fahmi menjelaskan bahwa SIAPIK (Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) adalah solusi digital dari Bank Indonesia. “Dengan SIAPIK, IKM Sleman tidak perlu bingung soal pembukuan. Cukup dengan HP, semua bisa tercatat dan terkontrol,” ujarnya.
Setelah pemaparan teori, sesi dilanjutkan dengan praktik langsung. Anna Suffi Huda menjelaskan fitur-fitur unggulan SIAPIK dan mengajak peserta mencoba langsung aplikasinya melalui tautan resmi. Peserta juga diberikan materi pendukung seperti pedoman literasi dan video tutorial.
Antusiasme peserta terlihat saat mereka langsung mencoba mengunduh dan menggunakan aplikasi. Salah satu peserta, pemilik usaha kuliner, merasa SIAPIK sangat membantu. “Biasanya saya hanya mencatat di buku tulis, sekarang semua bisa saya akses dari HP,” katanya.
Kegiatan ini juga mendiskusikan tantangan digitalisasi UMKM seperti keterbatasan akses teknologi. Namun, dengan dukungan pemerintah, SIAPIK diharapkan menjadi jembatan transformasi digital. RKS berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku usaha agar melek teknologi.
Dengan tagline “Cuma Modal HP, Keuangan Bisnis Auto Rapi,” SIAPIK menjadi simbol transformasi digital yang memberdayakan, meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha, dan membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan bisnis digital.
(Penulis : Ade Isma Maulanihayah; Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, PKL/Magang di Disperindag Sleman)
Informasi Agenda Dinas

Tidak Ada Comment