Kegiatan Sidang Tera dan Tera Ulang di Pasar Prambanan Tahun 2020 (Tahap II)


Oleh Admin | 26 Feb 2020

UPTD pelayanan Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman melaksanakan pelayanan tera /tera ulang di Pasar Prambanan untuk putaran kedua di tahun 2020 ini. Kegiatan pelayanan tera/tera ulang atau yang lebih dikenal dengan istilah sidang tera ulang yang di laksanakan di Pasar Prambanan kali ini merupakan periode kedua dengan durasi pelaksanaan selam 5 (lima) hari , yaitu tanggal 17, 18, 21, 24 dan 25 Februari 2020.

Pelaksanaan sidang tera tahap II ini dikhususkan untuk para pedagang yang berjualan di lantai 3, dan tetap memberi kesempatan bagi pemilik Alat UTTP wajib tera yang berada di sekitar Pasar Prambanan yang dating menerakan UTTPnya. Sidang tera ulang tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kinerja UTTP para pedagang pasar dan perlindungan konsumen yang berbelanja di Pasar Prambanan.


Kegiatan Pelayanan Tera Ulang di Pasar Prambanan lantai tiga ini menargetkan seluruh pedagang yang memiliki dan atau menggunakan UTTP berupa timbangan dalam berbagai jenisnya, antara lain: timbangan meja ( TM ), Timbangan sentisimal, Dacin Logam, Timbangan elektronik dan jenis timbangan lainnya yang biasa digunakan untuk transaksi jual beli sehari-hari.

Sesuai UU Nomor.23 Tahun 2014, UPTD Pelayanan Metrologi Sleman memiliki tugas dan fungsi melaksanakan pelayanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP). Kegiatan ini juga selaras dengan target Disperindag untuk menjadikan 16 pasar rakyat menjadi pasar tertib Ukur di tahun 2020 ini, dimana Pasar Prambanan menjadi salah satu pasar yang akan diajukan menjadi pasar tertib ukur (PTU) tahun 2020 ini.

Dengan demikian rangkaian pelayanan tera ulang melalui kegiatan sidang tera ulang di Pasar Prambanan ini akan berlanjut ke pasar tradisional lainnya, yang secara terjadwal setiap pasar Kabupaten Sleman akan dilakukan sidang tera ulang sekali setiap tahun, sesuai dengan masa berlaku tanda tera pada UTTP yang mayoritas digunakan oleh para pedagang di pasar tradisional yaitu 1 tahun sekali.

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari