Disperindag Sleman Gelar Workshop IKM Digdaya untuk Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha


Oleh adminr | 01 Sep 2025

Sleman, 1 September 2025 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menunjukkan komitmennya dalam memajukan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Hal itu diwujudkan melalui Program IKM Sleman Digdaya (Digital Berdaya Saing) yang diisi dengan Workshop Manajemen Usaha. Kegiatan ini secara khusus menyasar IKM yang berada di wilayah Kapanewon Gamping dan Mlati. Acara ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 25-28 Agustus 2025, di Kopi Gamol, Gamping, yang menjadi sentra kegiatan para pelaku usaha.

Workshop Manajemen Usaha ini dirancang sebagai wadah bagi IKM untuk mengasah dan meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola bisnis. Melalui materi yang komprehensif, para peserta diajak memahami pentingnya manajemen usaha yang baik, mulai dari pencatatan keuangan hingga strategi pemasaran. Program ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Harapannya, ilmu yang didapat tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat diterapkan langsung untuk menghadapi tantangan bisnis di era digital.

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan skill manajemen pelaku usaha. Menurutnya, manajemen yang baik adalah fondasi penting agar sebuah usaha dapat bertahan dan berkembang. Mae juga menegaskan bahwa dukungan dari dinas tidak berhenti di acara workshop saja. Pasca-pelatihan, para peserta akan terus didampingi dan dievaluasi. Untuk itu, Disperindag Sleman telah menyiapkan Rumah Kreatif Sleman sebagai pusat layanan pendampingan bagi para peserta yang ingin terus meningkatkan kemampuannya.

Antusiasme para peserta terlihat sangat tinggi, hal itu juga diamati langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Sleman, Dara Ayu Suharto, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi semangat para peserta yang begitu besar dalam mengikuti setiap sesi. Dara Ayu Suharto menyoroti betapa pentingnya program-program serupa untuk terus digalakkan. Baginya, kegiatan ini merupakan ilmu yang sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi UMKM saat ini.

Dara Ayu Suharto juga menambahkan bahwa banyak pelaku UMKM yang mengeluhkan kondisi perekonomian yang kurang stabil, terutama terkait pemasaran dan daya beli. Oleh karena itu, ia berharap program seperti IKM Sleman Digdaya dapat terus disalurkan dan dianggarkan setiap tahunnya. Kehadiran Komisi B DPRD Kab. Sleman, menurutnya, juga bertujuan untuk membantu serta memastikan bahwa para pelaku UMKM mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Hal itu mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih kondusif.

Kegiatan workshop ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelatihan sesaat, tetapi juga menjadi titik awal bagi transformasi digital pelaku usaha di Sleman. Dengan bekal pengetahuan manajemen yang mumpuni, para IKM diharapkan dapat lebih berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan para pelaku usaha menjadi kunci utama dalam memajukan perekonomian lokal.

Mari bersama-sama kita dukung kemajuan UMKM di Wilayah Sleman. Dengan semangat kebersamaan, IKM di Sleman dapat tumbuh lebih kuat, lebih mandiri, dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kolaborasi adalah kunci menuju kemakmuran bersama. (nr)

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari