Sebagai upaya peningkatan kewaspadaan dan penanganan terhadap risiko penularan Corona Virus Disease (COVID-19) sebagaimana diinstruksikan dalam Instruksi Bupati Sleman Nomor 443/0021, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman telah melakukan upaya pencegahan, khususnya pada pokok pertama huruf a dan b. Pada pokok pertama huruf a menyebutkan agar Kepala Perangkat Daerah menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun dan air mengalir di lingkungan kerja masing-masing. Sedangkan pada poin b menyebutkan agar Kepala Perangkat Daerah memastikan fasilitas pelayanan pada instansi dan unit kerjanya bersih dan higienis.
Sebagai pengelola pasar Kabupaten, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman terus mengupayakan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pasar tradisional. Hal ini mengingat bahwa banyaknya masyarakat yang berinteraksi di pasar menjadikan pasar sebagai tempat yang berpotensi untuk menyebarkan virus.
Upaya-upaya yang telah dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman adalah:
Menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Sambil menunggu penyelesaian pemasangan kran-kran air di dekat pintu masuk pasar, di beberapa pasar dengan aktivitas tinggi disediakan bak air portabel kapasitas 74 liter untuk cuci tangan. Pasar-pasar dengan fasilitas bak air cuci tangan portabel tersebut adalah: Pasar Sleman Unit 2, Pasar Ngino, Pasar Balangan, Pasar Kebonagung, Pasar Ngijon, Pasar Pakem, Pasar Turi, Pasar Kalasan, Pasar Prambanan, Pasar Denggung, Pasar Cebongan, Pasar Godean (2 unit) dan Pasar Gamping (2 unit)
Apabila dari pemantauan dipandang belum mencukupi akan segera ditambah penyediaannya.
Ke depan, ditargetkan semua pasar tersedia kran air di dekat pintu masuk pasar. Pasar-pasar dalam proses pemasangan kran-kran air adalah:
Kerja bakti bersama pedagang pasar dan penyemprotan desinfektan
Selain himbauan agar pedagang pasar giat melakukan pembersihan tempat dasarannya masing-masing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman juga melaksanakan kerja bakti bersama pedagang pasar. Kerja bakti sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 19 Maret 2020 dimulai sekitar jam 10.00 setelah aktivitas pengunjung berkurang. Pembersihan lingkungan pasar ini dilanjutkan dengan penyemprotan desinfektan setelah proses kerja bakti selesai.
Adapun jadwal kerja bakti dan penyemprotan desinfektan adalah sebagai berikut:
|
Hari |
Tanggal |
Pasar |
| Kamis | 19 Maret 2020 | – Denggung
– Gentan – Kalasan |
| Jum’at | 20 Maret 2020 | – Cebongan
– Sleman Unit 1 – Gendol – Kejambon – Turi – Potrojayan – Gamping – Kuliner Belut Godean – Taman Kuliner Condongcatur – Resto Mrican – Manggung |
| Sabtu | 21 Maret 2020 | – Sleman Unit 2
– Tempel – Jangkang – Sambilegi – Tegalsari – Balangan – Kebonagung – Ngijon |
| Minggu | 22 Maret 2020 | – Wonosari
– Ngino |
| Senin | 23 Maret 2020 | – Condongcatur
– Pakem – Prambanan |
| Selasa | 24 Maret 2020 | – Godean |
Pemasangan pamflet/brosur informasi tentang PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di Papan Pengumuman Pasar/Tempat tempat yang dapat dilihat pengunjung pasar
Sosialisasi dan edukasi tentang virus corona melibatkan Puskesmas terdekat
Beberapa pasar sudah melaksanakan ini, diantaranya Pasar Godean, Pasar Cebongan (melalui radio pasar)
Penyampaian himbauan pola hidup bersih dan sehat melalui pengeras suara yang ada di pasar dan melalui radio pasar untuk pasar yang sudah memiliki radio pasar
Selain itu, kegiatan rutin Komunitas Burung di Taman Kuliner Condongcatur (Latber dan Latpres) yang mendatangkan banyak massa (sekitar 300 orang setiap even) untuk sementara dihentikan. Untuk event yang sudah terlanjur booking tetap lanjut dengan syarat panitia melakukan screening dengan cara mengukur suhu pengunjung.





Informasi Agenda Dinas

Tidak Ada Comment