Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun terakhir telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kita, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang menurun, investasi menurun signifikan, sulitnya lapangan kerja, dan daya beli masyarakat yang menurun. Oleh karena itu sebagai upaya untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi di tengah pandemi covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman kembali mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para pelaku usaha IKM di wilayah Sleman.
Tema pelatihan kali ini adalah Bimtek Kerajinan Bambu Laminasi yang diselenggarakan di Desa Sendangmulyo, Minggir. Kegiatan bimtek diselenggarakan selama 7 hari mulai tanggal 16 s.d. 24 Februari 2021 berlokasi di Balai Desa Sendangmulyo, Minggir dan diikuti oleh 15 peserta dari pelaku kerajinan bambu setempat.
Instruktur pelatihan bambu ini adalah Purwono dan Purwoko yang merupakan pelaku usaha kerajinan bambu dari Tempuran, Magelang dan telah berpengalaman memberikan pelatihan kerajinan bambu di berbagai wilayah di Indonesia. Kedua instruktur tersebut memberikan semangat kepada peserta bimtek untuk terus berinovasi dalam kerajinan bambu. Selain itu, ada transfer knowledge dalam hal pembuatan aneka kerajinan dari bambu, seperti pembuatan piring dan mangkuk dari bambu, pembuatan aneka lampion, dan lain-lain.

Dalam pelakasanaan kegiatan tersebut diberikan teori 20% dan praktek 80%. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta menjadi semakin mahir dan terbiasa dalam pembuatan aneka kerajinan bambu yang diajarkan oleh instruktur.
Target pelatihan kerajinan bambu ini adalah meningkatkan pengetahuan para pengrajin bambu di wilayah Sendangmulyo Minggir yang selama ini baru sebatas membuat kerajinan anyaman bambu seperti besek dan sebagainya. Dengan begitu, para pengrajin bambu di wilayah Sendangmulyo dapat meningkatkan diversifikasi produk yang diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas.

Selain diversifikasi produk, peserta juga dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas hasil kerajinannya sehingga dengan kualitas yang unggul maka produk yang dihasilkan bisa memenuhi standard produk kualitas ekspor.
Dengan adanya pelatihan ini maka diharapkan dapat mengangkat perekonomian di Kabupaten Sleman, khususnya Kapanewon Minggir melalui kerajinan bambu dimana produk kerajinan bambu sudah lama menjadi komoditas unggulan Kabupaten Sleman.
Informasi Agenda Dinas
Tidak Ada Comment