Sleman, 19 November 2025 – Langkah kecil yang konsisten bisa membawa perubahan besar. Itulah yang kini dilakukan para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Sleman. Mereka terus memperkuat daya saing dan membuka peluang ekspor produk lokal. Disperindag Sleman hadir sebagai pendamping yang menyiapkan berbagai langkah strategis.
Salah satu fokus utamanya adalah memperluas kapasitas pelaku IKM di bidang ekspor. Melalui pelatihan dan pendampingan prosedur ekspor, para pelaku usaha dibekali pemahaman praktis. Mereka belajar menyiapkan dokumen, memenuhi standar mutu, dan mengenal pasar luar negeri. Kegiatan ini juga melibatkan praktisi ekspor, asosiasi perdagangan, serta lembaga pembiayaan nasional.
Selain pelatihan, Disperindag Sleman juga memperkuat transformasi digital industri lokal. Platform SIAPIK (Sistem Informasi IKM Sleman) dikembangkan sebagai pusat informasi dan promosi. Melalui sistem ini, pelaku IKM dapat memperkenalkan produk ke pasar global secara daring. Pendekatan digital menjadi langkah nyata menghadapi perubahan tren perdagangan dunia.
Kolaborasi lintas sektor turut menjadi kunci dalam pengembangan IKM di Sleman. Disperindag bekerja sama dengan ritel modern, toko online, dan lembaga ekspor nasional. Kerja sama ini membuka jalur pemasaran baru bagi produk-produk lokal. Sinergi tersebut memperkuat rantai nilai ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Produk IKM Sleman kini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga budaya. Motif batik, kerajinan bambu, dan olahan pangan tradisional menjadi daya tarik global. Identitas lokal tetap dijaga meski desain dan kemasan mengikuti tren modern. Inilah bentuk keseimbangan antara inovasi dan pelestarian tradisi daerah.
Dengan dukungan kebijakan dan semangat kolaboratif, Sleman siap bersaing secara global. Produk lokal kini tak sekadar hasil usaha kecil, tetapi simbol kebanggaan daerah. Dari Sleman, karya anak bangsa melangkah menuju pasar dunia dengan percaya diri. (nr)
Informasi Agenda Dinas
Tidak Ada Comment