Sleman, 5 Juni 2025 — Batik sebagai warisan budaya tak benda Indonesia terus mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman. Bertempat di Gedung Dekranasda Sleman dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Batik bagi TP PKK Kabupaten Sleman, Rabu (4/6/2025), dihadiri oleh para tokoh penting daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan Mae Rusmi Suryaningsih, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, serta Ketua TP PKK Kabupaten Sleman. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan perempuan melalui pengenalan dan penguatan produk lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan bahwa batik tidak hanya sekadar produk budaya, tetapi juga simbol identitas dan potensi ekonomi daerah. “Perempuan, khususnya melalui peran PKK, memiliki posisi strategis dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya sekaligus mengembangkannya menjadi sumber penghidupan,” ujarnya.
Mae Rusmi Suryaningsih, selaku Kepala Disperindag Sleman, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi para perajin batik lokal. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM perajin dan memperluas pasar batik Sleman, baik melalui pelatihan maupun promosi digital.
Acara ini diisi dengan paparan materi mengenai sejarah batik, jenis-jenis batik khas Sleman, hingga potensi pengembangan batik sebagai produk UMKM unggulan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun kesadaran budaya sekaligus mendorong partisipasi aktif perempuan Sleman dalam pelestarian dan pengembangan batik sebagai warisan kebanggaan daerah.
Informasi Agenda Dinas
Tidak Ada Comment