Studi Banding Sekolah Pasar Rakyat Gamping 2024: Inspirasi Transformasi Pasar Tradisional


Oleh admin_SIPP | 18 Nov 2024

Sleman, 18 November 2024 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman menggelar kegiatan studi banding ke Pasar Tradisional di Kota Surakarta. Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Disperindag untuk para peserta dapat mempelajari tentang pengelolaan dan penataan pasar tradisional. Selain itu diharapkan untuk menambah motivasi dan inovasi untuk kemajuan pasar tradisional di Sleman khususnya Pasar Gamping. Adapun peserta Studi Banding Sekolah Pasar merupakan Pedagang, pengelola parkir, pengelola toilet, dan petugas Pasar Gamping.

Dalam kegiatan ini, peserta mengunjungi beberapa lokasi pasar tradisional di Kota Surakarta. Lokasi pertama pasar tradisional Kota Surakarta adalah Pasar Jongke. Pasar ini baru saja melakukan revitalisasi menggunakan APBN dan diresmikan oleh Presiden pada 27 Juli 2024. Bangunan baru pasar menggunakan gaya arsitektur kolonial bertujuan untuk memadupadankan dengan bangunan bersejarah di Kecamatan Laweyan dan diharapkan sebagai tempat wisata Kampung Batik Laweyan.

Lokasi Kedua yang dituju adalah Pasar Legi. Pasar tersebut juga merupakan pasar yang telah direvitalisasi menggunakan dana APBN. Dengan perkembangan bangunan menjadi 2 lantai dan 1 basement. Pasar Legi buka 24 jam khusus untuk pedagang di lantai 2 dan diberlakukan shift kepada pedagang tersebut.

Lokasi ketiga adalah Pasar Klewer dimana pasar tersebut merupakan pasar dengan tematik sandang dan memiliki potensi lokasi yang berada di area Keraton Surakarta dan secara tidak langsung menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk mencari oleh-oleh pakaian. Untuk dapat menjaga harga sandang yang dijual selalu terjangkau, para pedagang bekerjasama langsung dengan produsen-produsen untuk memangkas biaya distributor. Pasar Klewer juga memiliki lahan yang luas dan banyak area yang dapat dijadikan lokasi event, sehingga banyak instansi-instansi lain yang melaksanakan event promosi di Pasar Klewer.

Kunjungan terakhir ialah Pasar Gede. Pasar ini merupakan pasar tematik grosir yang pedagangnya mayoritas berjualan buah. Sering dikenal sebagai Pasar Gede Hardjonagoro merupakan pasar yang memiliki bangunan khas bertema Heritage. Pasar Gede juga memiliki zonasi kuliner sehingga menjadi salah satu daya tarik pengunjung khususnya kalangan anak muda.

Kegiatan Studi banding ini menjadi ajang diskusi antara peserta dan pengelola pasar. Dengan keberhasilan pelaksanaan Studi Banding Sekolah Pasar, diharapkan mampu memberikan pelajaran dan dapat diimplementasikan di Pasar Gamping dan pasar lainnya di wilayah Sleman. Langkah ini bukan hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, namun juga memperkuat peran pasar tradisional sebagai pusat aktivitas sosial dan budaya masyarakat.

Autor: Tanti Febriani (Mahasiswa Magang 2024)

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari