Semar Mesem Lan Merantasi: Perindag Gelar Pasar Murah di 17 Kapanewon Guna Stabilkan Harga dan Bantu Masyarakat


Oleh admin_SIPP | 06 Nov 2024

Sleman, 6 November 2024 – Dalam upaya mengendalikan inflasi serta membantu meringankan beban masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman bersama Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman menggelar pasar mudah bertemakan Semar Mesem lan Merantasi. Pagelaran pasar murah tersebut berlangsung dari tanggal 5-15 November 2024 berlokasi di 17 Kapanewon Sleman, menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perindag Sleman, Kurnia Astuti mengatakan, Pemkab kembali menggelar pasar murah yang berlangsung di 17 Kapanewon. Acara tersebut bertujuan untuk mengendalikan ekonomi akibat deflasi dan menghadapi inflasi. Pembukaan kegiatan Pasar Murah dilaksanakan di Kapanewon Minggir dan Moyudan pada Selasa (5/11/2024).

Pasar murah selanjutnya akan diselenggarakan di Kapanewon Mlati dan Seyegan pada Rabu (6/11/2024), Kapanewon Tempel dan Sleman pada Kamis (7/11/2024), Kapanewon Prambanan pada hari Jumat (8/11/2024).

Pasar murah berikutnya akan diadakan di Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan pada (11/11/2024), Kapanewon Pakem dan Turi pada Selasa (12/11/2024), Kapanewon Godean dan Gamping pada Rabu (13/11/2024), Kapanewon Kalasan dan Berbah pada Kamis (14/11/2024) dan pasar murah terakhir akan berlangsung di Kapanewon Depok dan Ngaglik pada Jumat (15/11/2024)  

Harga kebutuhan pokok yang mengalami deflasi akhir-akhir ini memiliki dampak pada daya beli masyarakat. Program ini merupakan salah satu langkah bagi Perindag dan TPID untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Agar dapat mendorong pemerataan ekonomi, serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. 

Adapun komoditas yang disediakan dalam pasar murah ini seperti beras, gula, minyak, telur ayam dan daging ayam. Kegiatan memfokuskan bagi warga yang ber-KTP Kabupaten Sleman dengan menunjukkan kartu identitas ini saat pembelian. 

Pasar murah yang kembali digelar kali ini bekerjasama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Sleman. Dengan menyediakan layanan pembayaran digital QRIS oleh Bank BPD DIY dan Bank Indonesia dalam dukungan anggaran. 

Author : Tanti Febriani (Mahasiswa Magang 2024)

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari