IKM Jago Konten Promosi dengan Artificial Intelegent


Oleh adminr | 01 Mar 2024

Sleman, 1 Maret 2024 – Rumah Kreatif Sleman mengadakan kegiatan pelatihan “Jago Konten Promosi dengan Artificial Intelegent” pada tanggal 26-27 Februari 2024 di Gedung Dekranasda Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan wawasan baru bagi IKM yang bergabung. Narasumber pada pelatihan ini adalah Bapak Budi Yuwono dari STSRD Yogyakarta. Pada masa modern ini, Artificial Intelegent (AI) sudah bukan hal yang asing didengar. Artificial Intelegent merupakan program komputer yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia. Termasuk kemampuan pengambilan keputusan, pemikiran, dan karakteristik kecerdasan lainnya. Artificial Intelegent dapat menjadi media pencetak konten promosi yang lebih modern bagi IKM yang bergabung.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 hari, pada hari pertama Bapak Budi menerangkan terkait pengenalan AI, bahaya dari penggunaan AI, dan membuat konten promosi dengan AI menggunakan platform Bing.com. Platform ini digunakan untuk membantu IKM pada proses membuat konten promosi yang lebih modern dikarenakan bahan promosi yang dimiliki IKM dapat diubah dan dibuat dengan foto, video tanpa suara, maupun dengan suara. Bapak Budi juga menerangkan bahwasannya Artificial Intelegent dapat menjadi sesuatu hal yang berbahaya jika disalahgunakan. Dikarenakan sesuatu yang palsu dapat dibuat sesuai aslinya bahkan kecerdasan komputer ini dapat mengutip konten orang lain,sehingga jika digunakan dapat menyebabkan pengutip terkena somasi. Untuk itu pengguna Artificial Intelegent dianjurkan untuk berhati-hati dan tetap kreatif dalam membuat konten dengan menerapkan sistem ( ATM ) amati, tiru, dan modifikasi.

Pada hari ke-2, Bapak Budi menerangkan terkait penambahan video dan suara pada konten foto yang sebelumnya telah dibuat dihari pertama. Foto-foto konten yang telah dibuat IKM pada hari pertama dapat dijadikan video dan ditambahkan suara seperti orang yang berbicara menggunakan platform bing.com. Platform ini dapat diakses secara gratis namun terbatas sehingga hanya beberapa suara yang dapat ditambahkan dan digunakan beberapa kali saja.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ilmu baru yang bermanfaat bagi IKM yang bergabung, dikarenakan teknologi terbarukan sudah mulai berkembang di beberapa daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menyadarkan seluruh IKM yang bergabung bahwasannya Artificial Intelegent selain bermanfaat juga berbahaya jika digunakan tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Namun sayangnya, Indonesia belum memiliki hukum yang kuat terkait adanya pengutipan konten dengan menggunakan Artificial Intelegent. Dari awal hingga akhir kegiatan, IKM yang bergabung terlihat antusias dan mengikuti tahapan pelatihan yang dijelaskan oleh Bapak Budi.

 

Penulis : Dyah Ayu Anggarani Safitri ( Mahasiswa Magang di Disperindag Sleman dari Universitas Amikom Yogyakarta )

Komentar

Tidak Ada Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disimpan dan dipublikasikan

Menu
Cari