1.000 Pelaku IKM Sleman Mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman menggelar program YUK VAKSIN Bersama Dekranasda Kabupaten Sleman, bagi 1.000 pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman, Rabu (28/7). Kegiatan ini sebagai bentuk upaya percepatan program vaksinasi untuk dapat segera membentuk kekebalan komunal (herd immunity).

Tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, yang didukung tim lembaga/pusat kesehatan dan pendidikan lainnya, bersama Dekranasda Kabupaten Sleman dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman berhasil melaksanakan vaksinasi dengan total peserta 963 orang.

Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Sleman, Abdul Kadir, menyampaikan bahwa terciptanya kekebalan komunal (herd immunity) akan dapat menurunkan angka penderita covid 19 sehingga mempercepat terjadinya pemulihan ekonomi.

Peserta yang mengikuti vaksinasi berasal dari sentra-sentra industri kecil seperti industri kecil Konveksi Joho, sentra industri kecil susu kambing etawa Turi, sentra industri kecil Blangkon, dan asosiasi/komunitas pelaku usaha IKM (HIMKI DPD Sleman Raya, IKAPIM, ASPIKA, Asosiasi Batik Mukti Manunggal, Asosiasi Genteng Sembada Manunggal (yang mengayomi sentra industri genteng), Paguyuban RKS (Rumah Kreatif Sleman), asosiasi Sayuk Rukun, dan berbagai pelaku usaha industri kecil lainnya

Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Sleman, Sri Purnomo, berharap vaksinasi massal ini dapat mempercepat tercapainya target vaksinasi sebanyak 70% penduduk Kabupaten Sleman. Beliau mengingatkan meskipun telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan dan mempertahankan protokol kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi, memaparkan vaksinasi kedepannya bekerja sama dengan tiap Kapanewon sehingga mempercepat pelaku usaha merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan kegiatan perekonomian sehari-hari di masa pandemi. (tj/nr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*