Bupati Pantau Harga dan Stok Sembako di Sleman

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta bersama dengan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Perindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih melakukan peninjauan harga dan stok bahan pangan serta pengawasan kandungan berbahaya pada makanan di Pasar Kejambon, Ngemplak, Selasa (4/5). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Idul Fitri 1442 H yang akan dirayakan umat muslim pada 13 Mei 2021.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyebutkan pihaknya melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan makanan untuk memastikan kebutuhan sembako menjelang lebaran masih mencukupi dan harganya juga wajar. “Alhamdulillah barang masih ada dan harganya stabil sesuai dengan masyarakat, harga masih standar semua”, katanya.

Pemkab Sleman bersama BBPOM Yogyakarta juga melakukan pengawasan penggunaan bahan berbahaya pada makanan yang beredar di Pasar Kejambon. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan bahan berbahaya pada makanan yang tentunya berbahaya jika dikonsumsi. 

Sementara itu, Dewi Prawitasari, dari BBPOM Yogyakarta menyebutkan bahwa pada kesempatan tersebut pihaknya menguji 48 sample makanan dari Pasar Kejambon. Hasilnya ada 5 makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan makanan karena mengandung boraks dan formalin. Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berbelanja. “Membedakannya makanan mengandung formalin atau tidak, yaitu makanan berformalin atau mengandung boraks tidak akan dikerumuni lalat”, ujarnya.

Dewi menerangkan bahwa makanan yang mengandung bahan berbahaya akan diamankan oleh paguyuban pengurus pasar dan Dinas Perindag Sleman. Sedangkan untuk penjualnya akan mendapatkan pembinaan dan penyuluhan. Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman juga membagikan masker kepada para pedagang serta mengingatkan terkait protokol kesehatan. (tj/nr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*