Type to search

Berita

Monitoring Pasar Tumpah Menjelang Lebaran 1441 H

Share

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman melaksanakan monitoring dan penataan pasar tumpah  atau yang oleh masyarakat jawa sering disebut dengan istilah “Prepegan Pasar”. Kegiatan ini dilaksanakan di pasar-pasar Kabupaten Sleman yang setiap tahunnya selalu ramai dan penuh menjelang hari raya Idul Fitri. Prepegan pasar sendiri sudah seperti menjadi budaya bagi masyarakat jawa, di H-3 menjelang lebaran biasanya banyak pedagang yang biasanya tidak berdagang di pasar Rakyat menjadi ikut berjualan di kawasan pasar rakyat, dan juga banyak pembeli yang berbelanja keperluan lebaran seperti bahan makanan, pakaian, aksesoris dan barang barang yang lain. Sehingga kemungkinan besar akan terjadi pemusatan keramaian di dalam pasar pada H-3 menjelang lebaran.

“Di masa pandemi seperti ini, pemusatan keramaian di pasar-pasar rakyat akan menjadi kerawanan penularan Virus COVID-19 untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman melaksanakan monitoring dan penataan pasar rakyat di Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan ini petugas selalu memberikan himbauan kepada pedagang dan pengunjung di pasar rakyat untuk senantiasa mematuhi protokoler kesehatan seperti menggunakan masker dengan baik dan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan ketika sedang berbelanja”, ujar Kepala Seksi Penataan Perdagangan Tradisional, Haryanta SE.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembagian sarung tangan plastik untuk pedagang yang memerlukan seperti penjual makanan basah, pedagang daging dan pedagang sayuran. Pengunjung yang kedapatan tidak menggunakan masker di dalam pasar disarankan untuk keluar dari pasar terlebih dahulu dan mencari masker. Petugas juga senantiasa menghimbau kepada seluruh pedagang dan pengunjung agar selalu waspada terhadap bentuk kejahatan yang mungkin ada di pasar.

Kegiatan ini dilaksanakan di 18 pasar Induk di Kabupaten Sleman selama Tiga hari berturut-turut dari H-3 lebaran. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan instansi terkait dan juga paguyuban Paksi Katon Kabupaten Sleman. Selama monitoring berlangsung kemacetan jalan di area pasar dapat diatasi dengan baik, 90 % warga pasar juga telah mematuhi protokoler kesehatan di luar rumah dan di keramaian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *