UPT Metrologi Legal Sleman Lakukan Pengawasan dan Pemeriksaan Takaran BBM di SPBU Jalur Mudik Lebaran 2017

Arus kendaraan yang mengalami peningkatan cukup tajam selama Ramadhan ini, terlebih ketika pekan-pekan arus mudik lebaran, otomatis kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) pun mengalami lonjakan yang setara. Terkait dengan kebutuhan BBM selama arus mudik lebaran, pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Sleman melakukan kegiatan pemantauan dan pengawasan stasiun pompa BBM umum (SPBU), terutama yang berada di jalur utama arus mudik lebaran 2017 ini.

Adapun tujuan dari kegiatan pengawasan Pompa Ukur BBM ini untuk memberikan perlindungan kepada pemilik kendaraan agar terhindar dari praktek penyelewengan saat pengisian BBM. Karena meningkatnya permintaan akan kebutuhan BBM pada saat momen mudik  memungkinkan terjadinya aksi kecurangan yang dilakukan oleh kesempatan oknum-oknum di SPBU ataupun faktor ketidaksengajaan karena karakter alat PUBBM yang mengalami eror akibat lonjakan transaksi selama arus mudik lebaran.

                                              Opening Meeting dengan Pemilik SPBU

Dalam kegiatan pengawasan ini, selain memeriksa kondisi Cap Tanda Tera (CTT) dalam keadaan baik (tidak rusak atau berubah posisi/fungsi) juga dilakukan pengambilan sampel ukuran liter BBM sebanyak tiga kali dengan kecepatan yang sama pada setiap nozzle yang terdapat pada stasiun  SPBU tersebut. Serta pihak SPBU yang dikunjungi diminta  untuk membuka kotak pompa ukur untuk memastikan peralatan yang ada di dalamnya berfungsi sebagaimana mestinya.

               Uji Kebenaran Penjatah (Volume)

Pemeriksaan alat PU BBM

Pengawasan SPBU ini dilakukan terutama pada SPBU-SPBU di sepanjang jalan besar yang merupakan jalur utama arus mudik lebaran, yaitu yang menghubungkan antar kota. Titik- titik jalur mudik yang dilakukan pengawasan dalam rangka mengamankan jalur mudik lebaran, terutama terhadap SPBU yang berada di:

  1. Jalan Solo KM 11,5, Berbah
  2. Jalan Solo KM 15, Kalasan
  3. Jalan Prof. Yohanes, Sagan
  4. Jalan Pakem – Turi
  5. Jalan Godean Km 13, Godean
  6. Jalan Magelang KM 15,5, Medari

Dari lima SPBU yang dilakukan pengawasan dan pemeriksaan yang meliputi tanda tera, kebenaran hasil pengukuran, dan cara penggunaan, tidak ditemukan adanya penyimpangan dan semuanya dalam kondisi baik dan layak beroperasi.

Dengan adanya pengawasan dan pemeriksaan ini, diharapkan pihak pengelola SPBU memberikan pelayanan sesuai hak dan kewajiban serta dalam rangka melindungi masyarakat sebagai konsumen.

Categories: Berita

Leave a Reply